Dalam Diam , Aku Mencintaimu

Aku diam….bukan berarti aku tak peduli kepadamu.
Aku diam….Bukan berarti aku tak memikirkanmu.
Aku diam….bukan berarti aku tak mengharapkanmu.
Aku diam….bukan berarti aku tak merindukanmu.

dan

Aku diam….bukan berarti aku tak mencintaimu.

akan tetapi,

Aku diam….karena aku sungguh memikirkanmu.
Aku diam….karena aku sungguh merindukanmu.
Aku diam….karena cinta sejatiku kepadamu.
Aku diam….karena aku tidak mau menjebakmu kedalam jurang-jurang dosa.

Sungguh aku tidak mau membawamu kejalan yang dimurkai Allah…
Sekali lagi aku tidak mau membawamu kejalan yang dimurkai Allah…

Biarlah rindu ini menghujam qolbuku, shg membuatku bagaikan sebilah samurai yang membelah dadaku.
Biarlah sepi ini menyelimutiku, sehingga membuatku seperti berdiri sendiri ditengah gelapnya padang pasir.
Biarlah kegelisahan ini membelaiku, walaupun terasa bagaikan belaian badai…..biarkanlah.

Walaupun semua ini terasa perih, bagaikan sebuah selimut yang tersimpan ribuan pedang yang siap untuk menghujamku bila aku memakainya, akan tetap aku pakai.
Karena aku yakin, didalam selimut itu tersimpan kehangatan Ridho-Nya.
Yang kan membawaku kedalam mimpi yang indah
Menari bersamamu didalam taman surga, yang dibawahnya mengalir sungai-sungai yang menyejukkan jiwa…

Sungguh….dalam diam aku mencintaimu….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s