Sepucuk Surat Untuk Sahabatku

Bismillahirrahmanirrahim…

Wahai sahabatku,,
Ijinkan kutulis sepucuk surat untukmu..
Bila terlukis kesedihan dalam telaga hatimu…
Karena impian yg msh jauh dari genggaman…
Maka jangan kau hapus impian itu…
Karena ia adalah perajut serat kekuatan hatimu..

Wahai sahabatku,,
Pernahkah engkau mendengar…
Allah tidak pernah menjanjikan pelayaran yg indah…
Tapi Dia merencanakan pelabuhan yg teduh bagi hambaNya yg sabar dlm mengarungi perjalanan hidup…
Sebagai tempat indah dari nikmatNya yg luar biasa..

Wahai sahabatku,,
Tatkala kau hadirkan impian dlm hidupmu…
Maka selamilah impian tsb hingga usai…
Jangan khawatir dg kegagalan yg slalu dtg tiba2…
Karena Allah menilai usaha setiap manusia..
Bukalah jendela hatimu kala rembulan menyinari alam semesta…
Jangan biarkan ada tempat2 gelap dlm hidupmu…
Hingga kecintaanmu laksana mutiara di lautan…
Indah merona dg kilauan cahayanya yg menawan..

Wahai sahabatku,,
Cukuplah Allah yg menilai setiap usaha kita…
Sehingga tanpa sadar setiap kegagalan mjd teguran atas kemalasan kita…
Biarlah Allah yg memelihara ketekunan kita…
Karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan kita..

Wahai sahabatku,,
Tatkala usahamu tak dihargai orang lain… Dari situlah arti kehidupan sgt berarti…
Sampaikanlah doa dan usaha kpd Sang Penguasa…
Dan biarkan Allah yg menghargai jerih payah kita..
Insya Allah, air mata kan berubah jadi nikmat yg luar biasa..

Wahai sahabatku,,
Tiada duka yg abadi di dunia ini…
Segala sesuatu kan indah pada waktunya…
Tidakkah engkau lihat saat malam puas dg gelap gulitanya…
Mentari menyingsing dg cahaya indahnya,,
Tidakkah engkau lihat saat kabut hadir dg gelap dan dinginnya…
Mentari datang dg cahaya nan hangatnya??

Sahabat,..
Jangan larut dalam kesedihan…
Ingatlah Allah tidak pernah meninggalkanmu…
Kesedihan, kegundahan adalah cara Allah melatih dirimu agar selalu bersabar… Allah mengetahui batas kemampuanmu dalam memikul beban…
Maka yakinlah derita yg kamu rasakan saat ini sesungguhnya mampu kamu pikul…
Berserahdirilah kepada Allah… karena hanya Ia tempat kita berlindung…. Apapun deritamu, tetaplah hadapi dengan tersenyum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s