Kamu

Meninggalkan kamu itu seperti di paksa menghentikan kerja jantung.

Mati.

Tapi tetap mencintai dan mendampingimu itu seperti di paksa menghentikan kerja paru-paru.

Masih tetap bisa hidup memang, tapi sesak. Tak bisa bernapas. Lemah.

Dan perlahan mematikan.

 

– Rini Nurmalita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s