ini aku. karena mu.

Malam ini saya memakai gaun hitam. Bagian bawahnya panjang, menyambar lantai. Saya menyingkapkannya sedikit, lalu duduk perlahan.

Mata ini nanar…
Terlihat hampa, kosong, namun tajam, wajah ini bersikeras menghadap kedepan.

Saya mengetik kata-kata ini serupa memainkan simfoni kepasrahan dan kesedihan di sebuah piano dengan notasi kacau. Lengan saya terasa lemah. Gerak jari-jari saya melambat.

Tapi…

Nafas ini memburu. Terasa sesak di paru-paru.
Saya menggigit bibir.
Menjaganya dari getar.
Pilu.
Saya menelan ludah.
Menjaganya dari marah yang tek perlu.

Tapi mata ini luput!
Kelopaknya berair. Perlahan meneteskan sesuatu, hangat. Dan ternyata, air mata.

 

aku merindukanmu *ma’af

One thought on “ini aku. karena mu.

  1. rendi says:

    Rindu siapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s