Kepanikan Sabtu Pagi

my pad

Saya agak panik. Tanpa sebab yang jelas, iPad saya tiba-tiba tidak bisa dihidupkan : (.

Padahal iPad kesayangan ini hasil dari jerih payah menabung. Awalnya tidak ada sama sekali gejala kerusakan sebelumnya. Ketika terakhir kali saya pakai kemarin malam, dia masih berfungsi dengan baik. Padahal yang saya lakukan menggunakan iPad itupun bisa dibilang tidak “neko-neko”, Saya hanya membaca iBook dan sekedar mengupdate agenda pekerjaan di kalender.

Usai memakai, seperti biasa, saya taruh iPad saya di meja kerja yang letaknya di sudut kamar*ada sedikit kecurigaan, apa mungkin terkena bocor?*, sudut kamar saya memang beberapa hari ini agak tidak beres, air hujan yang akhir-akhir ini tidak pernah berhenti mengguyur, merembes masuk ke dalam, tapi sepertinya bukan itu penyebab iPad saya mati, karena meja saya tetap kering : (. Dan dugaan kedua, Saya ingat, sempat melihat kekuatan baterai yang masih sekitar 20% ketika saya taruh menjelang tidur.

Ketika pagi, iPad ini tidak bisa saya hidupkan. Saya pikir, mungkin karena baterainya habis jadi tidak bisa dinyalakan. Ternyata tidak.

Saya coba mencharge baterainya, saat sudah cukup lama, dia tetap tidak mau hidup. Ketika sudah di charge beberapa jam dan biasanya sudah penuh, iPad ini tidak mau hidup.

Saya sudah yakin iPad ini rusak. Kemungkinan besar karrena baterainya, atau LCD nya. iPad saya benar-benar telihat sudah rusak, dia tetap tidak mau menyala, di layer hanya hitam meski sudah berkali-kali saya pencet tombol power maupun homenya.

Panik juga melihat iPad ini rusak. Saya pasrah. Sudah siap untuk merelakan gadget kesayangan ini diopname biar sembuh. Sudah terpikir juga oleh saya perkiraan biaya yang harus saya keluarkan, setidaknya diantara Rp 500 rribu -1 juta, mengacu pada pengalaman salah seorang teman saya yang mengalami kerusakan juga pada iPadnya.

Lalu, tiba-tiba muncul lah ide untuk menelpon sepupu saya yang notabene cukup menguasai bidang IT. Telpon saya disambutnya dengan salam dan langsung menebak, “pasti ada yang salah lagi sama gadgetnya. Yang mana kali ini?”

“iya”

Haha, dia langsung tau, karena saya sangat jarang menghubunginya, dan jika saya menghubunginya, itu pasti karena ada masalah dengan gadget-gadget itu ^^ *ma’af Putra.

Melalui telpon, dia mulai menjelaskan apa-apa saja yang jaus saya lakukan agar iPad saya bisa berfungsi dengan normal, dan dia meminta saya untuk melakukan Hardstore, alias dipaksa biar mau berfungsi kembali.

Cara hardstore ini sangat mudah. Tinggal tekan tombol power dan home pada produk Mac, bisa iPhone atau iPad, secara bersamaan sekitar 10 menit. Saya, yang tidak 100% yakin akan berhasil, mencoba cara tersebut,

Dan,,, Walla,,,!!

Alhamdulillah ternyata bisa. iPad saya langsung berkedip-kedip memperlihatkan denyut nadinya ^^. Dia masih berfungsi! Dia hidup!

Disinilah saya baru menyadari. Inilah pentingnya informasi. Kalau saya tidak tahu bagaimana penyembuhan iPad ngambek tadi, pasti saya akan kehilangn setidaknya Rp 500 ribu untuk servis atau waktu untuk mengurusnya.

 

Alhamdulillah Ya Rabb, You provided a way out for me to called Putra.
and thanks Putra for the solution of my problem, I am proud to have a cousin like you. hehehe ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s